Ahok Teken Proyek Enam Ruas Jalan Tol dalam Kota

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

enam-ruas-tol-dalam-kotaJakarta-GD| Akhirnya Pemprov DKI Jakarta menyetujui pembangunan 6 ruas jalan tol dalam kota dengan nilai investasi mencapai Rp 42 triliun. Besarnya biaya investasi tersebut lantaran sebagian besar konstruksi merupakan jalan tol layang atau elevated road di atas koridor jalan yang telah ada.

Kepastian tersebut didapat setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melakukan penandatanganan dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT. Jakarta Tollroad Development (JTD) yang disaksikan Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto hari ini, Jumat (25/7).

“Saya harap PT. JTD dapat meminimalisir dampak negatif dari adanya pekerjaan tersebut,” ujar Djoko Kirmanto di Kantornya, Jakarta, Jumat (25/7).

Enam ruas jalan tol dalam kota nantinya akan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Sebab ada ruas yang memang digunakan khusus untuk angkutan umum khusus, yakni Ulujami-Tanah Abang.

Total panjang 6 ruas tol dalam kota adalah 69,77 Km yang terbagi dalam 3 tahap pembangunan. Tahap pertama sepanjang 29,67 Km terdiri ruas tol Semanan-Sunter dan ditargetkan beroperasi 2018 serta Sunter-Pulo Gadung yang diperkirakan bisa mulai beroperasi 2019.

Untuk tahap kedua, Duri Pulo-Kampung Melayu dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 22,25 Km ditargetkan beroperasi 2021. Tahap terakhir ruas Ulujami-Tanah Abang dan Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 17,86 Km akan beroperasi 2022.

“Selain pembangunan jalan tol juga memperbaiki angkutan umum, Policy ini saya kira sudah sangat betul,” kata dia.

**nj/noe/mer.

Tags: