Debat Capres Didominasi Pertanyaan Moderator, KPU Akan Evaluasi

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

Debat Capres

Jakarta-GD| Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengatakan bahwa KPU akan mengevaluasi pelaksanaan debat pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Hal itu disampaikan menanggapi banyaknya pemberitaan atas masukan baik dari pengamat maupun organisasi atas pelaksanaan debat pertama pasangan calon pada Senin(9/6).

“Bahwa ini akan jadi bahan dan bagian evaluasi akan dibicarakan, seperti porsinya, kan ada enam segmen, sudah terbagi-bagi sebenarnya, tidak melulu dari moderator, pertanyaan moderator sudah diformulasi dari berbagai organisasi, kampus, panel, dan sebagainya. Tapi atasan masukan-masukan yang ada tentu akan kami evaluasi ke depan,” ujarnya Selasa (10/6).

Seperti diketahui, KPU, Senin (9/6) telah mengadakan debat pasangan calon capres dan cawapres untuk pertama kalinya.

Pasca pelaksanaan debat, pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia, Effendi Ghazali, menyayangkan teknis pelaksanaan debat yang didominasi oleh pertanyaan dari moderator.

“Seharusnya porsi debat antar pasangan calon diperbanyak, meskipun memang sudah diakomodir tapi porsinya harus diperbanyak karena ini kan debat bukan tanya jawab, jadi saya pikir ke depan secara teknis antar pasangan calon lebih banyak,” katanya.

KPU mengagendakan debat capres-cawapres sebanyak lima kali dalam periode waktu 9 Juni hingga 5 Juli. Metode pelaksanaan debat disepakati pelaksanaan dilakukan mulai dari antar-pasangan, antar-capres, antar-capres lagi, antar-cawapres dan diakhir dengan debat antar-pasangan.

KPU sendiri telah menyiapkan lima tema yang akan dipresentasikan oleh masing-masing pasangan calon, yaitu “Pembangunan Demokrasi”, “Pemerintahan yang Bersih dan Kepastian Hukum”, “Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosia”,  “Politik Internasional dan Ketahanan Nasional”, “Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”, serta “Pangan, Energi dan Lingkungan”.

Pelaksanaan debat akan disiarkan secara langsung dan bergantian melalui satu stasiun televisi milik Pemerintah TVRI dan 10 stasiun televisi swasta, yaitu SCTV, Indosiar, BeritaSatu TV, Metro TV, TV One, ANTV, RCTI, MNC TV, dan Kompas TV.

Debat capres-cawapres menjadi bagian dari tahapan pelaksanaan kampanye Pilpres yang berlangsung selama 32 hari mulai rabu (4/6) hingga tiga hari sebelum masa tenang atau 5 Juli mendatang.

Sementara pelaksanaan Pilpres 2014, dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli, diikuti oleh dua pasangan calon yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

**FEB/SP.

Tags: