Evakuasi Korban Aviastar Selasa Pagi

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0
basarnas

BASARNAS

Jakarta-GD|Badan SAR Nasional (Basarnas) memastikan Pesawat Aviastar nomor penerbangan MV 7503 rute Masamba-Makassar yang hilang kontak pada Jumat (2/10) lalu sudah ditemukan di Desa Ulu Salu, Dusun Gamaru, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Basarnas akan mengevakuasi korban pada Selasa (6/10) pagi sekitar pukul 06.00 WITA.

“Mulai besok pagi akan kita evakuasi, sepagi mungkin pukul 06.00 WITA,” kata Kepala Basarnas Bambang Sulistyo, Senin, seperti dikutip Antara.

Bambang mengatakan kendala yang dihadapi dalam mengevakuasi korban, yakni lokasi jatuhnya pesawat berada di hutan di perbukitan.

“Untuk malam ini, tidak memungkinkan karena sangat gelap dan di tengah hutan,” katanya.

Bambang mengatakan pesawat tersebut ditemukan oleh Tim Gabungan Darat dan berdasarkan informasi masyarakat.

Dia mengatakan pesawat jenis Twin Otter DHC6-300 itu ditemukan sekitar dengan kondisi sebagian hancur dan sebagian terbakar.

“Kami melihat kecocokan dengan gambar, kemudian saya telepon dan lapor ke Kapolsek Luwu dan diskusi akhirnya dipastikan itu pesawatnya,” katanya.

Pada 2 Oktober 2015 pukul 14.25 WITA pesawat lepas landas dari Bandara A Jemma Masamba, 11 menit setelah lepas landas pesawat hilang kontak dari menara pemantau Bandara A Jemma Masamba.

Waktu tempuh penerbangan normal dari Bandara A Jemma Masamba ke Makassar selama 70 menit (1 jam 10 menit), sehingga semestinya tiba di Makassar pada pukul 15.39 WITA.

Pesawat hilang kontak pada pukul 14.33 WITA.

Terdapat tujuh penumpang, terdiri dari empat dewasa, satu anak dan dua bayi dalam pesawat tersebut,

Nama-nama tersebut, di antaranya Nurul Fatimah, Lisa Falentin, Risa Arman, Sakhi Arqam, Muhammad Natsir, Afif (bayi) dan raya (bayi).

Pesawat tersebut dikemudikan oleh Captain Iriafriadi, Co Pilot Yudhistira dan terdapat teknisi Soekris Winarto.

 

SUMBER:ANTARA

Rate this article!