Jakpro Akan Bangun Rusunawa Strategis dan Memadai di Cakung

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

illustrasi-rusunawaJakarta-GD|  PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berencana segera membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di wilayah Jakarta Utara. Namun, lokasi rusunawa ini dijanjikan dekat dengan pusat kegiatan ekonomi dan memiliki beragam fasilitas lain.

“Pembangunan rusunawa kali ini mempertimbangkan beberapa aspek yang dibutuhkan. Misalnya, lokasi harus dekat dengan pusat ekonomi serta didukung infrastruktur yang memadai sehingga permukiman tersebut dapat memenuhi kebutuhannya sendiri,” papar Direktur Utama PT Jakpro Budi Karya, di Jakarta, Senin (11/8/2014).

Budi mengatakan, rusunawa yang hendak dibangun ini diharapkan tak bernasib seperti rusunawa Marunda yang juga ada di Jakarta Utara, tetapi berlokasi tak strategis. Lokasi rusunawa Marunda jauh dari pusat kegiatan ekonomi dan tak banyak angkutan umum yang melintasinya.

Menurut Budi, lokasi yang telah dipilih untuk rusunawa baru ini tak jauh dari kawasan industri di Cakung, Jakarta Timur. Lokasi tersebut berada di wilayah Jakarta Utara yang berbatasan dengan Jakarta Timur dan Bekasi, sekaligus berdekatan dengan jalur aliran Kanal Banjir Timur.

Budi mengatakan, di lokasi tersebut tersedia lahan seluas 100 hektar. “Nantinya di area rusunawa juga akan dibangun jalan selebar 22 meter. Jalan dibangun cukup lebar agar transportasi massal dapat berjalan di sana. Jalan juga akan dilengkapi dengan jalur hijau,” papar dia.

Selain itu, lanjut Budi, PT Jakpro juga sudah membuat kesepakatan kerja sama dengan Perusahaan Gas Negara untuk pasokan gas ke rusunawa ini. Nantinya, kata dia, pasokan gas tersebut juga dipakai untuk pembangkit listrik yang dibangun pula oleh PT Jakpro.

Sebagai sumber bahan baku air di rusunawa, Budi mengatakan, perusahaannya berencana membangun pula polder-polder pengolahan air baku yang bersumber dari aliran KBT. “Polder ini menjadi sumber air sekaligus untuk pengendalian banjir. Kami mempertimbangkan problem penurunan muka tanah yang masif di Jakarta,” imbuh dia.
**ar/paa/kps.

Tags: