Kementan Prioritaskan Swasembada Lima Komoditas

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

swasembadaJakarta-GD| Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian,Yusni Emilia Harahap, mengatakan ada lima komoditas pertanian yang dijadikan prioritas swasembada oleh pemerintah.

“Yang pertama yakni, beras, jagung, kedelai, daging sapi, dan gula. Lima komoditas ini adalah karena kebutuhan domestik yang terbesar,” kata Yusni ketika ditemui di kantornya, Senin, 23 Juni 2014.

Menurut Yusni, impor itu perlu,tapi harus berpatokan pada Food and Agriculture Organization (FAO). Lembaga itu menyebutkan apabila setiap negara maksimal 90 persen total seluruh kebutuhan domestiknya dapat dipenuhi sendiri, atau 10 persennya masih tergantung pada impor, “Maka negara tersebut masih dapat dikatakan swasembada”.

Yusni menambahkan,untuk komoditas beras jenis medium, sebenarnya pemerintah Indonesia sudah tidak mengimpor sejak tahun 2013.

Yusnimelanjutkan, sebenarnya kita sudah mampu produksi beras jenis medium, tidak perlu mengimpor.

“Tapi masalah distribusi dan volatilitas pasar, yakni kebutuhan dan keadaan suplai domestik, tentu menjadi pertimbangan. Kami juga terus koordinasi dengan Bulog,” kata Yusni.

Sedangkan untuk beras jenis premium, lanjut Yusni, sebenarnya itu lebih segmented, karena ada orang asing di Indonesia, seperti Jepang, dan semacamnya yang memang sawah kita tidak memproduksi beras jenis itu.

Pada komoditas Jagung, lanjut Yusni, target swasembada kita sudah tercapai.

“Untuk Kedelai, lahan kita sudah mampu memenuhi lebih dari 60 persen kebutuhan kedelai domestik. Tapi kualitasnya memang perlu ditingkatkan,” kata Yusni.

**rjp/tmp.

Tags: