Korupsi, Kasudin Pertanian & Kehutanan Jaktim dijemput Paksa

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0
Kasudin Pertanian dan Kehutanan Jaktim, A. Bambang Wisanggeni, ketika memberikan pohon kepada murid SDSN 11 Cibubur, Jaktim

Kasudin Pertanian dan Kehutanan Jaktim, Bambang Wisanggeni, ketika memberikan pohon kepada murid SDSN 11 Cibubur, Jaktim

Jakarta-GD| Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menetapkan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, Bambang Wisanggeni, menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan hutan kota. Pembangunan hutan kota yang berlangsung dari tanggal 12 Juli 2012-9 Desember 2013 ini, merugikan negara sebesar Rp 2,3 miliar.

Kasi Intel Kejari Jakarta Timur, Asep Sontani, mengatakan, pihak kejaksaan kini sedang melakukan jemput paksa terhadap tersangka di kediamannya di Vila Nusa Indah Blok S9/15, Bekasi.

“Ini kami sudah meluncur untuk melakukan penahanan. Sebelumnya tersangka mengaku sakit, dan belum bisa ditahan,” kata Asep, saat dihubungi wartawan, Jumat (10/10).

Asep menjelaskan, ada dua proyek dugaan korupsi yang dilakukan Bambang. Proyek pertama adalah pembangunan hutan kota di wilayah Ujung Menteng, Jaktim dengan anggaran sekitar Rp10 miliar, dan proyek berikutnya adalah normalisasi saluran air di RW 13 Duren Sawit dan di Jalan I Gusti Ngurah Rai tahun anggaran 2013.

“Dalam dua proyek tersebut, pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi. Selain itu, dari hasil penyelidikan ada kelebihan pembayaran disaat pembayaran pembangunan proyek tersebut,” jelasnya.

Dalam kasus itu juga, kejari menetapkan dua tersangka dari pihak swasta, yakni, G selaku kontraktor pengerjaan proyek dan W selaku konsultan pengawas proyek.

“Kami juga sedang melakukan penyidikan terhadap kontraktor yang menggarap proyek normalisasi saluran air di sejumlah titik. Mereka harus bertanggungjawab dalam proyek yang pada akhirnya menimbulkan keuangan negara,” tandasnya.
**bal/mer

Tags: