KPK Periksa Hadi Haryanto Terkait Kawasan Hutan Bogor

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

sekjen kemenhut Hadi DaryantoJakarta-GD| Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan kasus dugaan suap pemberian rekomendasi tukar- menukar kawasan hutan di Bogor, Jawa Barat.

Guna mendapatkan informasi terkait kasus itu, KPK memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto.

“Kami jadwalkan pemeriksaan Sekjen Kementerian Kehuatan Hadi Daryanto sebagai saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Senin (30/6).

Dalam menyidik kasus ini, KPK juga pernah memeriksa Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Usai diperiksa, Zulkifli mengakui adanya permohonan untuk tukar-menukar kawasan hutan Bogor. Namun, atas permintaan tersebut, ia mengaku belum mengeluarkan rekomendasi.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap berkaitan dengan pemberian rekomendasi tukar-menukar kawasan hutan di Bogor.

Rachmat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 atau Pasal 11 Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP.

Bersama Rachmat, KPK juga menjadikan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor Muhammad Zairin sebagai tersangka. Kepada Zairin, KPK menyangkakan adanya pelanggaran terhadap Pasal 12 a atau b atau Pasal 5 Ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 Ayat 1 kesatu KUHP.

Adapun dari pihak pemberi, KPK menjadikan FX Yohan Yap, Wakil dari PT Bukit Jonggol Asri sebagai tersangka. KPK menyangkakan Yohan dengan Pasal 5 Ayat 1 a atau b atau pasal 13 Undang-Undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 kesatu KUHP.

KPK menemukan bahwa Rachmat menerima Rp 4,5 miliar dari PT Bukit Jonggol Asri. Uang tersebut diberikan kepada Rachmat secara bertahap, yaitu Rp 1 miliar, Rp 2 miliar dan Rp 1,5 miliar. Luas hutan yang bakal digunakan untuk proyek PT Bukit Jonggol Asri adalah 2.754 hektare.

**ra/nad/bs

Tags: