Mantan Wakil Rektor UI Terancam Pidana Seumur Hidup

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

Wakil Rektor UI, Tafsir NurchamidJakarta-GD| Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Wakil Rektor Universitas Indonesia (UI), Tafsir Nurchamid melakukan perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan kewenangan dalam proyek instalasi infrastruktur teknologi informasi gedung Perpustakaan Pusat UI tahun 2010. Sehingga merugikan negara sebesar Rp 13.076.486.264 dan memperkaya diri sendiri dan beberapa pihak.

Atas perbuatannya, terhadap Tafsir diancam dengan pidana penjara maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Menanggapi dakwaan jaksa, Tafsir melalui penasehat hukumnya akan mengajukan eksepsi (nota keberatan).

“Kami telah memahami dakwaan penuntut umum. Ada yang tidak utuh sehingga bisa salah tafsir dan ada yang tidak setuju. Namun demikian masalah eksepsi kami serahkan ke penasehat hukum,” kata Tafsir usai mendengarkan pembacaan surat dakwaan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (6/8).

Setelah diberi kesempatan berkonsultasi dengan penasehat hukumnya, Tafsir menyatakan akan mengajukan eksepsi.

“Kami akan ajukan keberatan, eksepsi,” kata salah satu penasehat hukum Tafsir, Cudri Sitompul dalam sidang.

Kemudian, Ketua Majelis Hakim, Sinung Hermawan memutuskan bahwa sidang dilanjutkan pada tanggal 13 Agustus 2014, jam 09.00 WIB. Dengan agenda mendengarkan eksepsi dari penasehat hukum terdakwa.

**sp.

Tags: