Penghitungan Suara Paling Rawan Pelanggaran

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

Hamdan Zoelva..Jakarta-GD| Mahkamah Konstitusi (MK) menilai, proses penghitungan suara pada perhelatan pemilu merupakan titik yang paling rawan terjadi pelanggaran. Hal itu terungkap dari perkara-perkara pemilu legislatif (pileg) yang ditangani MK.

“Kami menilai peluang terjadi pelanggaran dalam proses pemilu paling banyak terjadi pada saat penghitungan suara atau rekapitulasi suara di tingkat desa, kelurahan, dan tingkat kecamatan. Itu paling banyak peluang pelanggaran. Di kabupaten sedikit sekali yang ditemukan di sidang MK,” kata Ketua MK Hamdan Zoelva, di Jakarta, Selasa (1/7).

Meski tidak membeberkan data statistik, Hamdan menyebut pelanggaran yang terjadi pada saat pemungutan suara sangat sedikit jika dibanding dengan pelanggaran pada saat proses penghitungan.

MK berharap, penyelenggara pemilu memperhatikan persoalan-persoalan tersebut terlebih, hari pemilihan untuk pilpres tidak lama lagi bakal digelar.

“Tentu harus menjadi perhatian penyelanggara pemilu,” ujar Hamdan.

**Nad/SP.

Tags: