Penyelundup BBM Berkolaborasi dengan Oknum Pertamina

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

pegawai-pertamina-diduga-terlibat-penyelundupan

Jakarta-GD| Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero), Hanung Budya mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga melibatkan pegawai perusahaan plat merah ini.

“Saya tidak mau komentar soal asumsi-asumsi tersebut. Tapi di sini saya jelaskan, kami (Pertamina) sudah tahu, ada satu pekerja Pertamina levelnya senior supervisor. Penerimaan dan penyaluran di terminal BBM yang menjadi persoalan. Ini sedang diselidiki keterlibatannya dan seberapa jauh jaringan yang ada ini terkait dengan pencurian BBM ilegal di laut,” ujar Hanung di kantornya, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Hanung juga mengatakan, masyarakat harus tahu ada beberapa jenis BBM yang beredar di masyarakat. “Pertama, BBM bersubsidi. BBM ini tentunya disalurkan oleh Pertamina dan dua badan usaha lainnya. Kedua, BBM non subsidi. Ini dipasarkan oleh 60 badan usaha dan datanya bisa dilihat di BPH Migas,” kata dia.

Yang ketiga, lanjutnya, merupakan BBM yang dialokasikan untuk TNI dan bahan bakar ini digunakan untuk keperluan kendaraan TNI. Keempat, BBM yang diberikan Polri. Kemudian kelima, BBM yang diimpor langsung dari industri-industri besar.

Hanung menegaskan, pihak perusahaan meminta agar polisi mempelajari asal-muasal BBM tersebut. Karena, hal ini terkait dengan prosesi penerimaan dan penyaluran di terminal BBM.‬

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo mengindikasikan bahwa setiap tindak penyelundupan BBM pasti ada kolaborasi dengan pihak intern.

“Namanya pencuri ada kolaborasi,” ujarnya di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Susilo mengatakan, para oknum tersebut tidak mempan hanya diberikan imbauan. Menurutnya, mereka haruslah ditangkap dan dijebloskan ke penjara dengan hukuman yang setimpal.

‪”Namanya pencuri enggak bisa diimbau. Harus ditangkap, dipenjara. Sudah berlangsung lama atau tidak, saya tidak tau yang pasti lama,” tandasnya.
**Sindo

Tags: