PKL Tawari Kepala UPT Monas Rp 100 Juta Per Bulan

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0
 PKL berjualan di dalam area Monas


PKL berjualan di dalam area Monas

Jakarta-GD| Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Taman Monas Firdaus Rasyid  mengaku dirinya juga pernah ditawari oknum PKL sebesar Rp 100 juta per bulan untuk mengizinkan mereka berjualan di dalam area Monas. Akan tetapi, dia mengklaim langsung menolak penawaran tersebut.

“Ada yang pernah nawari saya, ‘pak, bagaimana kalau saya kasih Rp 100 juta per bulan asal bapak izinkan berdagang di sini,” kata Firdaus di Monas, Selasa (10/6/2014).

Firdaus juga mengatakan tidak sanggup melawan “pemain” di Monas yang jabatannya lebih tinggi darinya.

“Kalau oknum yang lebih tinggi dari jabatan saya yang bermain, ya saya tidak bisa bertindak,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Basuki mengancam memecat Firdaus karena dianggap tidak dapat mengatasi banyaknya permasalahan di kawasan Monas. Seperti personel Satpol PP dan satpam Monas yang mengizinkan mobil dan motor parkir di dalam area Monas. Padahal lokasi parkir Monas hanya berada di Lapangan IRTI.

Oknum satpam Monas itu pun menarik tarif Rp 3.500-5.000 tiap kendaraannya. Selain itu, maraknya PKL yang berdagang di dalam area Monas juga menjadi penyebab kekesalannya kepada Kepala UPT Taman Monas. Sebab, menurut Perda Nomor 8 Tahun 2007, tentang Ketertiban Umum, pedagang tidak boleh berdagang di badan jalan, trotoar, maupun taman. Karena Monas ini sudah ada tempat relokasinya, sejak Bang Yos sudah ditempatkan di Lapangan IRTI,” tegas Basuki.

**ksa/ass/kps.

Tags: