Proyek Waduk Marunda Berjalan Molor

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

Jokowi-tinjau-Waduk-Marunda

Jakarta-GD| Proyek pembangunan Waduk Marunda di Cilincing, Jakarta Utara baru dikerjakan seluas 8 hektare dari total 56 hektare. Meski begitu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta tetap optimis proyek tersebut dapat dirampungkan.

“Lahan yang sudah berhasil dibebaskan sekitar 8 hektare dan pengerukan lahan untuk pembangunan waduk sudah berjalan,” kata SM Robert Rajagukguk, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU DKI, Kamis (28/8).

Robert mengatakan, khusus pengadaan lahan untuk pembangunan waduk Marunda ditangani langsung Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. “Pembebasan lahan milik warga masih berjalan. Jadi, kami bekerja secara bertahap mengikuti proses pembebasan lahan yang ditangani oleh instansi lain,” ujarnya.

Robert mengaku, pihaknya tidak dapat memastikan kapan pembangunan waduk di lahan seluas 56 hektare itu akan rampung. “Prinsipnya, alokasi anggaran untuk pembangunan Waduk Marunda sudah disiapkan, tapi DPU DKI tidak bisa serta merta bekerja mengingat masih ada lahan yang belum selesai pembayaran ganti rugi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sedang membangun lima waduk lainnya di sejumlah wilayah ibu kota. Kelima waduk yang sedang dalam proses pembangunan diantaranya, Waduk Brigif seluas 10 hektare, Waduk Pondok Rangon I seluas 11 hektare, Waduk Rawa Kendal seluas 50 hektare, Waduk Kampung Rambutan seluas 2,6 hektare dan Waduk Cilangkap Giri Kencana seluas 6,4 hektare.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menargetkan akhir tahun ini pembangunan Waduk Marunda sudah selesai. Diharapkan dengan rampungnya waduk seluas 56 hektare yang berlokasi di RW 02 Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara itu, mampu menanggulangi banjir di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

“Akhir tahun rampung ini semuanya,” kata Jokowi saat meninjau Waduk Marunda, Rabu (6/8/2014) yang lalu.

Menurut Jokowi, saat ini masih ada sekitar 5-6 hektare lahan yang masih dalam proses pembebasan.  Namun hal tersebut sudah selesai, hanya tinggal pelunasannya serta masih membutuhkan dana APBD sebesar Rp 65 miliar.

“Agustus-September ini dibayar. APBD sudah ada, tapi masih kurang dan akan ditambah di APBD Perubahan,” ujar Jokowi.
**rh/dn/bj.

Rate this article!
Tags: