Punya Banyak Tahi Lalat, Bikin Awet Muda

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

banyak tahi lalat

Healthy-GD| Banyak orang yang risih dan ingin menghilangkan tahi lalatnya. Namun ternyata tahi lalat dapat membuat seseorang awet muda.
Tahi lalat bukan semata benjolan hitam di tubuh yang sudah ada sejak kita lahir. Namun sebenarnya tahi lalat bisa membantu kita menentukan risiko gangguan kesehatan tertentu yang menghantui, termasuk seberapa cepat tubuh kita menua.

Tim peneliti dari King’s College London mendapatkan fakta ini setelah membandingkan jumlah tahi lalat yang dimiliki 1.800 pasang kembar dengan telomere mereka.

Seperti kita ketahui, telomere merupakan sekumpulan DNA yang terletak di ujung kromosom dan berperan penting dalam proses perlindungan, replikasi dan stabilisasi kromosom. Biasanya telomere akan cenderung memendek ketika usia seseorang bertambah atau dengan kata lain kunci dari proses penuaan.

Namun ternyata peneliti menemukan, partisipan dengan lebih dari 100 tahi lalat di tubuhnya mempunyai telomere lebih panjang daripada yang tahi lalatnya tak lebih dari 25 buah. Bahkan makin banyak tahi lalat yang ia miliki, maka ia akan makin lambat menua.

Menurut peneliti, ini karena makin banyak tahi lalat, DNA orang yang bersangkutan memiliki lebih banyak properti untuk melawan proses penuaan.

Hal tersebt dikarenakan mereka memiliki telomere yang panjang. Telomere adalah sebuah kumpulan DNA yang berada di ujung kromosom yang dapat membantu melindungi dan menstabilkan ujung kromosom.

Sebaliknya orang yang memiliki telomere yang pendek memiliki jumlah tahi lalat yang sedikit dan membuat tanda-tanda penuaan lebih cepat. Jadi, Walaupun tahi lalat yang banyak berkaitan dengan kanker kulit, tapi di sisi lain, memiliki banyak tahi lalat dapat membuat Anda terlihat lebih muda.

Peneliti pun mengungkap perbedaan kecepatan proses penuaan antara partisipan dengan banyak tahi lalat dengan sedikit tahi lalat bisa mencapai 6-7 tahun.

“Ini sangat menarik karena untuk pertama kalinya orang-orang yang punya banyak tahi lalat dan berisiko tinggi terkena kanker kulit seperti melanoma di sisi lain justru mengalami perlambatan penuaan,” papar ketua tim peneliti, Dr Veronique Bataille seperti dikutip dari BBC, Senin (16/6/2014).

Ini artinya risiko mereka untuk terserang penyakit yang berkaitan dengan usia seperti sakit jantung atau osteoporosis juga bisa menurun, terlepas risiko kanker kulit yang sudah menghantui mereka sejak awal.

“Boleh saja berjemur atau menikmati sinaran matahari, tapi lakukan dengan aman mengingat banyak tahi lalat akan membuat Anda mudah terbakar,” timpal Dr Kat Arney dari Cancer Research UK.

**BBC.

Tags: