Rapat Paripurna DPRD DKI dihadiri 42 Anggota Berlangsung Hanya 10 Menit

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0

rapat-paripurna-dprd-dki

Jakarta-GD| Rapat paripurna istimewah DPRD DKI mengenai pengumuman pengisian jabatan gubernur DKI Jakarta digelar di ruang rapat paripurna dewan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/11/2014) hanya berlangsung 10 menit.

Rapat yang hanya dihadiri 42 anggota DPRD tersebut dibuka oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pada pukul 10.50 WIB dan berakhir tepat pukul 11.00 WIB.

Menurut data absensi, hanya 43 dari 106 anggota DPRD DKI Jakarta yang menghadiri paripurna Jumat siang tersebut.
Selain itu, anggota Dewan dari lima fraksi tidak membubuhkan tanda tangan. Kelima fraksi itu adalah Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat-Partai Amanat Nasional, Fraksi Golkar, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan setelah mengumumkan surat dari Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, selanjutnya akan dibuat surat pengesahan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Selanjutnya ketua DPRD akan mengirimkan kepada Presiden melalui Mendagri untuk mengeluarkan surat pengesahannya,” ujar Prasetyo di ruang paripurna, Jumat (14/11/2014).

Dengan dibacakan surat pengumuman ini maka rapat ini telah selesai. Ahok belum langsung menjadi Gubernur. Masih harus mengunggu keputusan Presiden melalui Mendagri dengan dikeluarkannya SK Kemendagri nantinya.

Dalam paripurna tersebut, Pras mengatakan bahwa rapat paripurna tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden No/98/P/2014/ 26 Oktober pengesahan pemberhentian Ir. Joko Widodo dan mengangkat Ir. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.

Sesuai surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), No.121.32/4438/OTDA tentang mekanisme pengangkatan Wakil Gubernur DKI Jakarta menjadi Gubernur DKI Jakarta, Sisa Masa Jabatan 2014-2017.

**kps/si

Tags: