Secangkir Kopi Pahit

Kabari teman andaEmailGoogle+0Facebook0Twitter0LinkedIn0Pinterest0
Farhat_Abbas

Farhat Abas

Jakarta-GD|Farhat Abas kabarnya telah menceraikan Regina. Bukan diceraikan sebagaimana desas-desus yang selama ini beredar. Benarkah demikian? Kita bersabar menunggu,mana yang benar.

Untuk sebuah harga diri, Farhat Abas, tentu saja harus buru-buru menyampaikan ini kepada masyarakat. Bukan apa-apa. Seorang pria ganteng, tajir, dan menurut pengakuannya dia tergolong cerdas, tentulah sebuah petaka yang bisa membuat malu seumur-umur, jika sekaliber dia diceraikan.

Orang tentu akan bertanya dan mengkaitkan ke banyak hal : Pertama, adalah jangan-jangan dia diceraikan, karena beberapa alat di organ tubuhnya, tidak lagi berfungsi.

Padahal organ itu sangat dibutuhkan oleh pasangannya yang masih sedang asyik-mashyuk membutuhkannya. Kedua, jangan-jangan FA sudah bangkrut dan terlibat hutang, karena Firma hukumnya sudah tidak laku karena para kliennya mengundurkan diri, karena mengangap , bermitra dengan FA tidak kren dan merasa malu, akibat ulahnya selama ini, yang notabene, sangat tidak disukai orang banyak.

Padahal, seorang isteri yang cantik, masih muda, dan aktif di lingkungan selebriti tentu memerlukan biaya hidup yang besar. Ketiga dan seterusnya, silahkan anda menambahkan. Nazar sepakat bercerai dengan Musdalimah. Kedua-duanya sudah rela pada posisi sebelum mereka menjadi suami isteri.

Menjadi bersaudara, dan terhimpun menjadi sebuah keluarga besar. Dengan begitu, apa pun dilakukan oleh Nazar ke sesama jenisnya, sesama manusia maksudnya, Musdalimah, tidak lagi berhak cemburu, apalagi memarahi Nazar.

Dulu mungkin itu bisa dilakukannya, karena posisi Musdalimah yang selalu di atas, pada saat kapan dan di mana pun, yang mau tidak mau Nazar harus manut, karena itulah resiko pijat plus-plus, eh, cinta plus-plus, kendati perasaan di dalam hati, ada yang “terjual”, itu dia, “I Love you, because I Need you.” Begitulah begitu. FA vs Regina, Nazar vs Musdalimah, yang perkawinannya menghebohkan.

Heboh, karena banyak hal yang membuatnya heboh. Perceraiannya pun bikin heboh, dan khalayak ingin tahu apa yang menjadi penyebabnya. Tapi, tulisan ini, tidak berkeinginan mengurai penyebabnya,karena bukan itu yang dituju, tetapi ada sesuatu yag penting, yang barangkali mewakili perasaan pemirsa, di mana ketika pasangan-pasangan ini menikah, meski tidak terungkap dengan kata-kata, secara umum,

orang-orang seakan berucap, “ Nggak langgeng, nih!” Dan itulah yang terjadi… Setelah dua pasangan ini, tapi semoga saja tidak terjadi,kata-kata yang sama juga terlayangkan,meski hanya dalam hati, “ Nggak langgeng, nih!” kepada pasangan yang ketika menikah ini,yang pesta perkawinannya agak “lebay”. Semaraknya, melebihi pesta Pangeran dan Puteri Inggeris. Bahkan sebuah setasiun televisi sampai tega menghilangkan hak masyaarakat lain untuk memperoleh informasi.(lARIS n)

Rate this article!
Secangkir Kopi Pahit,0 / 5 ( 0votes )